بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

      Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

      Keutamaan seorang wanita, bukanlah ia yang cantik wajahnya, bukan pula yang indah penampilannya, apalagi yang banyak hartanya. Tetapi keutamaan seorang wanita itu terletak pada baiknya agamanya Itulah sebabnya, Rasulullahmemerintahkan kepada lelaki yang hendak mencari istri agar mengutamakan wanita yg baik agamanya

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Nabibersabda, "Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, & agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung" (HR. Bukhari no. 5090 kitab an-Nikaah)

Dalam hadits lain, Rasulullahbersabda, "Seorang mukmin tidak mengambil manfaat sesudah takwa kepada Allah, yang lebih baik dibandingkan wanita yang shalihah: Jika memerintahnya, ia mentaatinya, jika memandang kepadanya, ia membuatnya senang; jika bersumpah terhadapnya, ia memenuhi sumpahnya; jika bepergian meninggalkannya, maka ia tulus kepadanya dengan menjaga dirinya & harta suaminya" (HR. Ibnu Majah no. 1857 kitab an-Nikaah)

Tapi.. Bukan berarti cantik itu gak boleh, hanya jangan sampai itu dijadikan modal atau prinsip dalam mencari pasangan. Karena prinsip seorang mukmin itu bukan mencari yang cantik, tapi yang agamanya baik.  Maka, jangan hanya bermodal cantik, karena akan kalah dengan mereka yang imannya baik

Wanita yang baik agamanya adalah dia yang tak hanya rajin dalam beribadah, namun juga pandai menjaga rasa malunya Ditubuhnya terbalut hijab syar’i yang menutup aurat secara sempurna tutur katanya santun dan akhlaknya begitu mulia

- Wanita yang baik agama adalah mereka yang menuntut ilmu dan mengamalkannya

- Make up terbaiknya adalah wudhunya yang selalu ia jaga,

- Lisannya selalu basah dengan membaca Al Quran juga berdzikir mengagungkan Rabb-Nya,

- Kepada orangtua dia begitu hormat dan patuh, Saudara dan sahabatnyapun ia cintai secara utuh ,

- Selalu bersemangat dalam shalat dan berpuasa

- Di sosial medianya ia pun menjaga agar tak jadi fitnah dan dosa baginya,

- Tak mudah memberikan cintanya kepada lelaki,

- Namun setelah menikah dia patuh dan taat kepada sang suami

Begitulah tanda-tanda wanita yang baik agama dan akhlaknya, Semoga para sahabat akhwat sekalian bisa menjadi salah satunya, insyaaAllah. 


Ingatlah kisah KHADIJAH

           Dari sekian banyak lelaki kaya yang mencoba meminangnya, tetapi pilihannya jatuh kepada Nabi Muhammad, pria sederhana penuh kejujuran, Wanita pertama yang beriman, Wanita pertama yang menghabiskan hartanya dijalan Allah. Sehingga saat maut hendak menjemputnya ia berkata kepada Nabi Muhammad,

“Jika tidak ada lagi harta untuk engkau berdakwah, maka galilah kuburku dan engkau ambillah tulang belulangku”


Ingatlah kisah SUMAYAH

-Wanita pertama yang syahid dijalan Allah

-Wanita yang memilih beriman meski harus dibunuh

-Wanita yang rela berpisah dengan keluarganya karena ia percaya di dunia keluarga tidak akan bersatu

Beliau berkata,

“Biarlah aku dibunuh di dunia yg sementara, karena aku akan hidup selama-lamanya di Syurga, biarlah aku berpisah dengan keluarga di dunia sementara, karena aku akan bersama mereka selamanya di Syurga”


Ingatlah kisah ASIYAH

Isteri Fir'aun yang memiliki istana

Tetap zuhud meski disisinya ada singgasana

Rela disiksa oleh suaminya demi beriman kepada Allah

Tetap mengasihi Fir'aun sebagai suaminya walaupun ia telah disiksa karena keimanannya

Tidak terpesona dengan istana dunia yang menipu, karena Allah telah menyediakannya istana abadi di Syurga


Ingatlah kisah MARYAM

- Wanita teguh menjaga kesucian,

- Tidak pernah disentuh oleh lelaki manapun,

- Selalu berada didalam kamar untuk berdzikir kepada Allah

- Ikhlas ketika Allah memberinya seorang anak didalam rahimnya yang suci tanpa suami, dan sabar ketika dirinya difitnah sebagai wanita pezina


Ingatlah kisah RABIATUL ADAWIYAH

- Wanita yang mempersembahkan hatinya hanya untuk Allah

- Tidak ingin menikah karena ia sangat takut jika cintanya kepada Allah akan terbagi

- Senantiasa menangis karena rasa rindunya akan Kekasihnya yaitu Allah Ta'ala, ia berkata,

“Aku menyembah-Nya bukan karena mengharap Surga, melainkan karena aku berharap, kelak Kekasihku(Allah) sudi memperlihatkan wajah-Nya padaku kelak di akhirat” Allah berfirman,

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal”

(QS.Yusuf 111)

 [Sayyid Faqih Bin Salim Al Habsyi]

Oke gays segitu dulu ya ceritanya nanti kita  cerita lagi kapan kapan dada....

Makasih ya karna udah baca walaupun dalam hati


Wasalamualaikum Warahmatullahi wabarokatuh